Anak merupakan Buah hati sebagai anugerah dari Tuhan yang merupakan suatu aset dan keberkahan bagi orang tua dan seluruh anggota keluarga. Salah satu anugerah yang didapat dari keberadaan buah hati adalah keunikannya dalam aktivitas dan gerakan-gerakannya, salah satunya aktivitas belajar.Dalam aktivitas dan kemampuan belajar buah hati kita tentu mengalami berbagai variasi dan kesulitan, apalagi dalam belajar berhitung buah hati pada umumnya mengalami banyak kesulitan dalam menyelesaikannya apalagi saat ia beranjak usia SD. Dalam hal ini bunda perlu merubah pandangan orang tua, guru dan anak itu sendiri. Kesulitan tersebut sebaiknya jangan dianggap suatu masalah tetapi jadikan sebagai keunikan dalam belajar termasuk dalam kegiatan belajar berhitung.

belajar berhitung
belajar berhitung

Aktivitas belajar bagi setiap individu tidak selamanya dapat berlangsung secara wajar. Kadang-kadang lancar, tetapi terkadang mendapat suatu kendala, kadang-kadang buah hati dapat cepat menangkap apa yang dipelajari, kadang-kadang terasa amat sulit. Dalam hal semangat, terkadang semangatnya tinggi tetapi juga sulit untuk berkonsentrasi. Demikian kenyataan yang sering kita jumpai pada setiap anak didik dalam kehidupan sehari-hari dalam kaitannya dengan aktivitas belajar berhitung. Setiap individu memang tidak ada yang sama. perbedaan individu ini pulalah yang menyebabkan perbedaan tingkah laku dikalangan anak didik. Bunda perlu menyadari perbedaan dan variasi pada setiap individu buah hati kita.

Dalam melakukan aktivitas belajar berhitung, buah hati kita tentu akan mengalami kesulitan belajar, apalagi pada saat menemui materi hitungan. Kesulitan belajar merupakan kekurangan yang tidak nampak secara lahiriah. Ketidakmampuan dalam belajar tidak dapat dikenali dalam wujud fisik yang berbeda dengan orang yang tidak mengalami masalah kesulitan belajar.

Bunda perlu mengenali dan mengantisipasi kesulitan belajar pada buah hati kita tersebut, jangan sampai kesulitan belajar pada buah hati tidak dikenali atau diketahui oleh orang tua, dan orang tua malah memaksakan suatu kehendak atau memberi tekanan terhadap kegiatan penguasaan materi dalam belajar. Bunda juga perlu mengenali kemampuan dan keterampilan berhitung sang buah hati, hal tersebut perlu dilakukan jangan sampai pada usia lanjut bunda mendapati sang buah hati mendapatkan nilai jelek pada mata pelajaran hitungan seperti matematika dan bunda cenderung memarahi sang buah hati, hal tersebut perlu dihindari agar menjaga perkembangan psikologis sang buah hati.