Tumbuh kembang anak

Memiliki seorang anak yang cerdas dan sehat akan menjadikan kebanggaan tersendiri bagi semua orangtua dan keluarga. Akan tetapi memiliki seorang anakan yang sesuai dengan keinginan bukanlah hal yang mudah untuk mencapai keinginan tersebut. Ada berbagai macam hal yang harus di curah limpahkan oleh orang tuanya kepada buah  hati mereka agar anak mereka akan mampu tumbuh menjadi seorang anak yang diinginkan.

Seorang anak yang mengalami keterlambatan pertumbuhan baik itu pertumbuhan kecerdasan hingga fisiknya biasanya kurang mendapatkan asupan gizi dan makanan yang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Tumbuh kembang anak pada masa balita pada khususnya membutuhkan asupan gizi dan makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan dan usia mereka.

Seorang anak harus mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya. Karena ASI merupakan salah satu nutrisi alami yang dibutuhkan oleh seorang anak untuk membentuk kecerdasan dan fisiknya. Apabila kebutuhan tersebut tidak bisa terpenuhi dengan baik maka ada beberapa hal yang akan mengganggu proses petumbuhan dan perkembangan mereka.

Setelah melalui tahapan ASI eksklusif bukan berarti buah hati kita selesai mendapatkan asupan makanan dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Kita bisa memberikan berbagai macam makanan tambahan yang akan mendukung pertumbuhannya dan melengkapi kebutuhan gizi yang diperlukan.

Menjelang masa kanak-kanak, tumbuh kembang anak tidak hanya terfokus ke dalam kebutuhan makanan dan minuman saja. Kita juga harus memperhatikan lingkungan di sekitar dan orang-orang yang ada di dekat mereka. Karena lingkungan dan orang-orang yang ada di sekitarnya akan mempengaruhi proses pembentukan karakter dan kebiasaan buah hati kita.

Agar buah hati kita memiliki kebiasaan yang positif dan karakter yang baik, maka kita sebagai orang tua harus mampu menjauhkan buah hati kita dari berbagai macam gangguan dari lingkungan luar keluarga. Kita juga bisa menanamkan kedisiplinana sedini mungkin agar mereka mampu memecahkan masalah yang menimpa mereka dengan usahanya sendiri. Dari semua itu kita isa mengambil kesimpulan bahwa peranan orang tua memiliki posisi yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan buah hati nya.