Perkembangan Motorik
Perkembangan Motorik

Sebagai salah satu unsur utama kehidupan, bermain memiliki makna penting dalam perkembangan manusia, termasuk perkembangan motorik anak. Bagi anak, permainan merupakan cara mereka menstimulasikan antara otot, otak dan saraf untuk bergerak.

Dalam studi yang dilakukan sejarawan sekaligus budayawan terbesar Belanda, Johan Huizinga, menyebutkan bahwa unsur utama dari kehidupan adalah permainan. Berbagai budaya atau cara hidup dewasa ini berawal dari sebuah cara bernama “bermain”. Setelah ditelusuri berbagai argumentasinya, memang benar bahwa segala sesuatu akan terasa apabila diawali dan dianggap sebagai permainan.

Adapun syarat utama permainan menurut huizinga ialah pikiran. Dari pemikiran abstrak huizinga tersebut tentunya kita bisa mengambil makna dalam penerapannya terhadap permainan yang dilakukan anak-anak. Bagi anak-anak, permainan merupakan salah satu unsur terpenting dalam perkembangan motorik. Banyak manfaat yang akan dihadiri apabila menjadikan permainan sebagai ujung tombak orang tua dalam mendidik anak.

Dari sekian banyak manfaat yang bisa diambil dari bermain, ialah; pertama, dengan permainan anak akan selalu riang saat menjalankan aktivitasnya. Kedua, sebagai cara untuk meningkatkan motorik, permainan mampu menstimulasikan gerak sempurna antara otot, otak dan saraf. Ketiga, dengan banyaknya permainan yang tersedia, orang tua tidak akan kehabisan bahan untuk selalu terlibat dalam perkembangan anak. Keempat, dengan cara bermain, akan menumbuhkan komunikasi antara anak dan orang tua. Kelima, orang tua bisa mengetahui kemampuan atau kecenderungan anak saat melakukan permainan. Keenam, dengan berbagai aturan, kerjasama dan cara memenangkan permainan, membuat anak akan selalu berkreativitas. Selain beberapa poin tersebut, ada banyak sekali manfaat dari permainan apabila hal itu diterapkan orang tua dalam pola pendidikan terhadap anaknya.

Lihat guru TK atau PAUD!! Bagaimana metode mereka mengajar? Dalam hal belajar pun para tenaga ahli tersebut menggunakan media permainan dalam proses belajar mengajar. Nah, sebagai orang tua yang teramat sangat menyayangi anaknya, apakah mau keceriaan anda dan anak bisa dilakukan lewat permainan?apakah ingin segala manfaat diatas termasuk perkembangan motorik yang sempurna? Dipastikan, tidak akan ada orang tua yang tidak mau hal seperti itu terjadi. Tinggal apakah mau orang tua menyisihkan waktunya untuk bermain bersama anak? Pastikanlah bahwa anda bisa dan selalu bermain bersama anak.