kondisi janin
kondisi janin

Kehamilan adalah awal proses penyempurnaan keluarga yang bahagia, lengkap dan tentunya rumah menjadi ramai setelah kedatangan si buah hati. Oleh karena itu, ketika Anda merasa bahwa kehamilan sedang dan akan dimulai, ada baiknya menjaga kesehatan kandungan dengan melakukan beberapa cara yang tentunya bisa Anda lakukan seperti chek up ke dokter ahli kandungan, bidan atau merubah gaya dan pola hidup dengan menjalani pola hidup yang sehat. 

Oleh karena itu, ketahui cara menjaga kehamilan dengan baik agar Janin dalam kandungan tetap sehat. Pada tahap usia kandungan trimester pertama merupakan usia kandungan dimulai 1-3 bulan, yang mana pada tahapan ini merupakan awal pembentukan Janin yang di dalamnya masih sangat rawan dan rentan, oleh sebab itu berikut tips dan cara menjaga kehamilan trimester pertama agar Janin selalu sehat dan kuat.

Hentikan kegiatan berat, Awal kehamilan sangatlah rentan biasanya tak sedikit Ibu yang mengeluhkan keguguran akibat dari aktivitasnya yang tidak dihentikan seperti, aktivitas dapur yang memicu terjadinya keguguran, mencuci baju, mengepel lantai, menyetrika, atau bahkan mengangkat beban berat seperti mengangkat air dalam ember.

Image result for Tips Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Hal ini tentunya tidak boleh dilakukan oleh Ibu yang sedang hamil muda apalagi hamil baru 1 bulan. Cek ke dokter kandungan atau bidan Sela, Setelah Anda memastikan bahwa Anda sudah positif hamil sebaiknya Anda melakukan cek up dan konsultasi ke dokter,, dan dalam tahapan seperti itu Anda akan diberikan multivitamin yang dapat memperkuat kandungan dalam Rahim serta peningkatan stamina dan kondisi Anda sebagai Ibu dari calon Janin.

Perhatikan ketika bersenggama, Umumnya pasangan suami istri pasti akan bertemu dengan hal sunatnya yaitu berhubungan suami Istri, untuk memastikan kandungannya supaya sehat, maka suami Anda harus menghentikan dulu kegiatan tersebut sampai usia kandungan benar-benar kuat dan tidak rawan. Hindari benturan pada bagian perut bawah, hal ini akan memicu rasa sakit pada Rahim dan berbahaya bagi kondisi Janin Anda di dalam Rahim.